<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>JusT Do iT mY  bE$T...</title>
	<atom:link href="http://sonymayuvi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sonymayuvi.wordpress.com</link>
	<description>Every Day Great Execution</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Aug 2011 09:56:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sonymayuvi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>JusT Do iT mY  bE$T...</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sonymayuvi.wordpress.com/osd.xml" title="JusT Do iT mY  bE$T..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://sonymayuvi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>The Principle of Delegating</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/11/24/the-principle-of-delegating/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/11/24/the-principle-of-delegating/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 23:08:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Ketika mail box anda dipenuhi dengan banyak email, dan hanya anda sendiri yang dapat mengerjakannya, maka ini merupakan signal  saatnya anda mulai mendelegasikan beberapa pekerjaan tersebut kepada tim Anda. The Purpose of Delegating Tujuan delegasi adalah penugasan sebuah pekerjaan atau project kepada orang lain dan pihak penerima berkomitment untuk menyelesaikannya sesuai dengan standar yang ditentukan/disepakati. Benefit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=113&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika mail box anda dipenuhi dengan banyak email, dan hanya anda sendiri yang dapat mengerjakannya, maka ini merupakan signal  saatnya anda mulai mendelegasikan beberapa pekerjaan tersebut kepada tim Anda.<span id="more-113"></span><br />
<strong><br />
<span style="text-decoration:underline;">The Purpose of Delegating</span></strong><br />
Tujuan delegasi adalah penugasan sebuah pekerjaan atau project kepada orang lain dan pihak penerima berkomitment untuk menyelesaikannya sesuai dengan standar yang ditentukan/disepakati.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Benefit of Delegating</span></strong></p>
<p>In general, melakukan delagasi akan meberikan benefit sbb:<br />
• Mengurangi workload dan tekanan stress pekerjaan<br />
• Mgr bisa lebih fokus kepada tugas yg memberikan value added lebih banyak seperti long term planning atau policy development.</p>
<p>Lebih spesifik nya sebagai berikut:<br />
<strong>YOU:</strong><br />
Meningkatkan level kepercayaan dan komunikasi antara atasan dan bawahan<br />
<strong><br />
YOUR STAFF:</strong><br />
Memberikan kesempatan kepada staff untuk meningkatkan skill &amp; knowledge<br />
Meningkatkan motivasi staff dalam pekerja dan merangsang sense of achievement<br />
<strong><br />
YOUR ORGANIZATION:</strong><br />
Save money karena memastikan pekerjaan dilakukan sesuai dengan level nya (Clerikal job dilakukan oleh clerk bukan oleh manager) sehingga akan meningkatkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.</p>
<p>Cara untuk melakukan delegasi yg efektif akan dibahas di artikel berikutnya.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><em>Source : Harvard Management Mentor</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=113&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/11/24/the-principle-of-delegating/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Obat Kekhawatiran</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/07/23/obat-kekhawatiran/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/07/23/obat-kekhawatiran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2009 23:41:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Segala sesuatu yang berlebihan tidak lah baik. Termasuk diantaranya memiliki kekhawatiran yang berlebih. Karena hal ini akan membuat mental kita lumpuh dan menurunkan semangat hidup. Misalnya kekhawatiran seorang siswa tentang nilai ujiannya membuat ia grogi saat ujian, atau kekhawatiran seorang karyawan tentang promosinya membuat ia hanya cendrung mengikuti saran dari bosnya-tidak bisa berani mengeluarkan ide [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=108&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Segala sesuatu yang berlebihan tidak lah baik. Termasuk diantaranya memiliki kekhawatiran yang berlebih. Karena hal ini akan membuat mental kita lumpuh dan menurunkan semangat hidup.<span id="more-108"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Misalnya kekhawatiran seorang siswa tentang nilai ujiannya membuat ia grogi saat ujian, atau kekhawatiran seorang karyawan tentang promosinya membuat ia hanya cendrung mengikuti saran dari bosnya-tidak bisa berani mengeluarkan ide cemerlangnya dan banyak lagi contoh lainnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Saya yakin setiap orang memiliki rasa khawatir ini. Tapi yang lebih penting adalah membuat rasa khawatir ini untuk tidak menjadi sesuatu yang berlebihan. Tidak berlebihan berarti khawatir ini membuat diri kita mawas diri bukan lumpuh secara mental. OIeh sebab itu Antoni Dio Martin dalam tulisannya memberikan<span> </span>4 tips agar kita bisa mengatasi kehawatiran yang berlebih ini yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">#1. Clarity is everything (kejelasan adalah segala-galanya).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">#2. Determine the worst (tentukan yang terburuk).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">#3. Be willing to have it so (ikhlaslah untuk menjalaninya).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">#4. Take action! (ambil tindakan).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Marilah kita bahas satu persatu:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:blue;">#1. Clarity is everything (kejelasan adalah segala-galanya).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kami<span> </span>memiliki seorang putra yang sangat Kami sayangi. Saat ini ia didiagnosis sebagai speech delay karena belum bisa berkomunikasi dengan baik. Sebagai orang tua tentunya hal ini membuat kami merasa khawatir. Namun apakah yang kami khawatirkan? Kami khawatir akan masa depannya, karena ia tidak bisa berkomunikasi, kami khawatir ia tidak bisa sekolah, kalaupun dipaksakan kami khawatir ia tidak bisa menyerap pelajaran yang diberikan gurunya. Sehingga dalam jangka panjang </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">kami khawatir </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">ia tidak bisa mencapai citanya-citanya, khawatir apakah ia bisa menjadi seseorang yang bisa berkontribusi kepada masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:blue;">#2. Determine the worst (tentukan yang terburuk).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Hal terburuk menurut kami saat ini adalah bahwa ia masih dapat berkomunikasi tapi mengalami keterlambatan selama 4-5 tahun dari anak sebayanya. Kami perkirakan ia akan bisa berkomunikasi dengan baik pada umur 8-9 tahun, setidaknya dengan menggunakan bantuan visual di lingkungan sekitarnya. Hal ini tentunya akan mempengaruhi prestasi akademisnya karena rata &#8211; rata sekolah melakukan transfer knowledge melalu oral communication. Selama proses pembelajarannya untuk dapat berkomunikasi tersebut ia- pun juga akan menghadapi issue sosialisasi karena belum bisa berteman dengan baik.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:blue;">#3. Be willing to have it so (ikhlaslah untuk menjalaninya).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kami sekeluarga mengembalikan hal ini kepada asal muasal penciptaan manusia. Bahwa manusia diciptakan dan diturunkan ke bumi adalah untuk beribadah kepada-NYA. Dengan dianugerahi seorang putra, dua atau tiga nantinya<span> </span>maka hal ini tidaklah menjadi penghambat untuk beribadah. Tetapi kami merasa diberikan kesempatan olehNYA diberikan ladang yang kami olah setiap hari untuk mengantarkan ia menjemput takdir yang sudah ditentukan untuknya. Hal ini membuat kami sangat bersyukur memiliki seorang putra yang sangat kami sayangi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:blue;">#4. Take action! (ambil tindakan).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kami melakukan berbagai usaha agar ia bisa menjemput takdir yang sudah ditentukan Allah untuknya. Kami datangi beberapa ahli, secara medis kami kunjungi dr anak, kemudian kami lanjutkan dengan berbagi therapy untuk mempercepat proses perkembangannya. Diantaranya adalah pergi hiking, berenang dan berkuda. Beberapa therapis melakukan observasi dan memberikan kami saran bebrapa aktivitas yang harus dilakukan dirumah. Action yang kami lakukan, konsultasi dengan ahlinya, hiking, berenang dan berkuda merupakan bagian dari usaha kami. Tinggal selanjutnya berdoa agar Allah mempermudah jalannya. Hal ini membuat kami sekeluarga menjalani hidup dengan penuh syukur bukan dengan penuh khawatir. Hal ini membuat kami menjalani hidup dengan perasaan bahagia bukan dengan perasaan khawatir.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Semoga bermanfaat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sony Mayuvi.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=108&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/07/23/obat-kekhawatiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimanakah  Membuat Pembicaraan Menarik ???</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/06/26/bagaimanakah-membuat-pembicaraan-menarik/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/06/26/bagaimanakah-membuat-pembicaraan-menarik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 02:11:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>
		<category><![CDATA[bagaimana memulai pembicaraan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[sony mayuvi]]></category>
		<category><![CDATA[tips memulai pembicaraan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[I Learn&#8230; Karena setiap orang pasti sangat suka membicarakan minatnya, maka&#8230; &#8220;Kunci yang membuat pembicaraan menarik adalah memfokuskan pembicaraan dan energi kita kepada minat lawan bicara.&#8221;  (berdasarkan buku Irresistible Attraction karya Kevin Hogan) Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimanakan mengetahui minat lawan bicara? Simple, silahkan gunakan formula berikut: F-O-R-M 1. F yaitu singkatan dari Family     Ajaklah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=102&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>I Learn&#8230;</strong></p>
<p>Karena setiap orang pasti sangat suka membicarakan minatnya,</p>
<p>maka&#8230;</p>
<p><em>&#8220;Kunci yang membuat pembicaraan menarik adalah memfokuskan pembicaraan dan energi kita kepada minat lawan bicara.&#8221; </em></p>
<p> (berdasarkan buku Irresistible Attraction karya Kevin Hogan)</p>
<p><span id="more-102"></span></p>
<p>Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimanakan mengetahui minat lawan bicara?</p>
<p>Simple, silahkan gunakan formula berikut: F-O-R-M</p>
<p>1. F yaitu singkatan dari Family</p>
<p>    Ajaklah lawan bicara bercerita tentang keluarganya, tentang pasangannya, tentang anak-anaknya dan orang tuanya atau hal-hal lainn yang berhubungan dengan keluarga.</p>
<p>2. O yaitu singkatan dari Occupation (pekerjaan)</p>
<p>    Bertanyalah tentang pekerjaannya, prestasi-prestasi yang pernah ia lakukan, rencana-rencana kedepan dsb.</p>
<p>3. R yaitu singkatan dari Recreation</p>
<p>    Ajaklah ia bercerita tentang aktivitas waktu senggang, kebiasaan yang ia lakukan, tempat rekreasi yang pernah dikunjungi, musik kesukaan atau film kesukaan.</p>
<p>4. Message</p>
<p>    Tutuplah pembicaraan dengan mengatakan bahwa kita sangat menyukai pembicaraan tersebut dan jika anda baru kenal maka bisa dilakukan dengan saling tukar kartu nama agar bisa melanjutkan pembicaraan di kemudian hari</p>
<p><strong>TIPS:</strong></p>
<p>Disamping 4 topik menarik diatas, satu hal yang tidak kalah penting adalah melakukan teknik yang benar. Yaitu GALI. Setelah menentukan topik yg menarik, GALILAH topik tersebut dengan mengajukan beberapa pertanyaan, Jangan lah berpindah-pindah ke topik lainnya.</p>
<p><strong>So What&#8230;</strong></p>
<p>Lets implement this good formula and technique.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Sony Mayuvi</p>
<p>Source: Anthony Dea Martin ; Bisnis Indonesia</p>
<p> </p>
<p><em> </em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=102&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/06/26/bagaimanakah-membuat-pembicaraan-menarik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Leader With High EQ</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/05/15/leader-with-high-eq/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/05/15/leader-with-high-eq/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 10:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>
		<category><![CDATA[leaders with High EQ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[I LEARN&#8230;   Leader yg mempunyai EQ tinggi mempunyai ciri-2 sebagai berikut:   1. Mampu menterjemahkan visi organisasi ke visi pribadi   Pemimpin ini memiliki kemampuan untuk menterjemahkan visi organisasi menjadi visi personal bagi bawahannya. Sehingga hal ini akan membuat bawahannya bekerja dengan &#8220;Passion&#8221;. Mereka merasa keberhasilan perusahaan adalah keberhasilan pribadi  juga.   2. Memiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=95&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">I LEARN&#8230;</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Leader yg mempunyai EQ tinggi mempunyai ciri-2 sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span id="more-95"></span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:blue;font-family:Corbel;">1. Mampu menterjemahkan visi organisasi ke visi pribadi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Pemimpin ini memiliki kemampuan untuk menterjemahkan visi organisasi menjadi visi personal bagi bawahannya. Sehingga hal ini akan membuat bawahannya bekerja dengan &#8220;Passion&#8221;. Mereka merasa keberhasilan perusahaan adalah keberhasilan pribadi<span>  </span>juga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.5pt;margin:0 0 0 13.5pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.5pt;margin:0 0 0 13.5pt;"><strong><span style="font-size:11pt;color:blue;font-family:Corbel;">2. Memiliki state management yg baik</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-13.5pt;margin:0 0 0 13.5pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Artinya seorang leader harus bisa mengendalikan emosinya. Jika ia kecewa/marah/kesal pada satu meeting dan kemudian ia memiliki meeting lainnya setelah itu, perasaan ini tidah boleh mempengaruhi meeting ke 2. Ia sudah bisa menetralisir perasaan tersebut sebelum meeting ke 2 dimulai. Jika ia memiliki masalah di rumah, maka ia tidak boleh membawa/menunjukkan nya di kantor begitu juga sebaliknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:blue;font-family:Corbel;">3. Menyentuh hati sebelum meminta tangan</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Adalah dengan memahami kebutuhan bawahannya, kemudian memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga bawahan akan dengan senang hati untuk mengerjakan apa yang kita inginkan bahkan tanpa kita minta sekalipun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:blue;font-family:Corbel;">4. Bukan menjadi batteray tetapi menjadi charger</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Jangan pernah memperlihatkan perasaan pesimis atau tidak antusias di depan bawahan. Tetapi selalu tunjukkan sikap positif, pesimis, dan antusias sehingga mempengaruhi iklim kerja karyawannya. Selalu bersikap positif, antusias dan optimis inilah yg disebut sebagai charger.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:blue;font-family:Corbel;">5. Memimpin dengan teladan bukan dengan kata-kata</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Seorang pemimpin adalah mengerjakan apa yang ia katakan sedangkan seorang Bos adalah meminta anak buahnya mengerjakan apa yg ia katakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">SO WHAT&#8230;<em></em></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Saya akan berusaha untuk memegang prinsip-prinsip diatas dan terus menjadi pemimpin yang lebih baik setiap harinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Sony Mayuvi-15 April 2009</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Source: Antonio Deo Martin-Bisnis Indonesia, High EQ Leader</span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=95&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/05/15/leader-with-high-eq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Art of Brand Management</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/05/11/the-art-of-brand-management/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/05/11/the-art-of-brand-management/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 13:41:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>
		<category><![CDATA[brand management]]></category>
		<category><![CDATA[sony mayuvi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[What are   the most importance questions for consumer good’s people ??? Do your consumers like your BRAND? Are they willing to PAY? (Paul Polman-CEO Unilever Global)  Oleh sebab itu, artikel ini mencoba  membahas pentingnya Brand dan prinsip-prinsip dalam membangun sebuah Brand.   I. WHY BRAND   Karena Brand berarti janji dan garansi  akan terpenuhinya ekspektasi/harapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=86&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>What are   the most importance questions for consumer good’s people ???</p>
<ul>
<li>Do your consumers like your BRAND?</li>
<li>Are they willing to PAY?</li>
</ul>
<p><em>(Paul Polman-CEO Unilever Global)</em></p>
<p> Oleh sebab itu, artikel ini mencoba  membahas pentingnya Brand dan prinsip-prinsip dalam membangun sebuah Brand.</p>
<p> <span id="more-86"></span></p>
<p><strong>I. WHY BRAND</strong></p>
<p> </p>
<ol>
<li>Karena Brand berarti janji dan garansi  akan terpenuhinya ekspektasi/harapan konsumen. Semakin kuat sebuat brand berarti semakin dipercayalah ia untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan  konsumen.</li>
<li>Karena brand adalah sebuah intangible asset, yang merupakan komponen terbesar dari total asset pada saat perusahaan tersebut di jual/di akuisisi. Secara gamblang, BRAND ASSET adalah 70% dari total harga akuisisi.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>II. WHAT IS BRAND</strong></p>
<p> </p>
<p>Brand  merupakan  nilai tambah kepada <em>physical product</em>. Misalnya, 300 ml air dalam kemasan hanya laris dijual dengan harga Rp 100,- tetapi jika air tersebut diberikan BRAND AQUA, maka ia dapat laris terjual dengan harga Rp 500. Nilai tambah sebesar selisihnya inilah (Rp 400) adalah hasil kontribusi sebuah BRAND. Semakin baik sebuah brand  maka semakin besar nilai tambah yg dapat diberikan.  Disamping itu, nilai tambah ini harus dapat di <em>confirm </em>melalui <em>blind test</em>, artinya consumer akan tetap mengenali dan memilih produk tersebut pada saat dilakukannya <em>blind test</em>.</p>
<p> </p>
<p><strong>III. HOW TO BUILD BRAND </strong></p>
<p> </p>
<p>Terdapat 3 principle dalam membangun brand, yaitu:</p>
<ol>
<li>Brand Positioning</li>
<li>Brand Resonance</li>
<li>Brand Value Chain</li>
</ol>
<p> </p>
<p>Pada artikel ini kita akan focus pada principle no 1 yaitu : BRAND POSITIONING</p>
<p> </p>
<p><strong>IV. 4 CONCEPTS of BRAND POSITIONING</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Terdapat 4 konsep dalam brand positioning yaitu:</p>
<p>1.   Competitive Frame of Reference</p>
<p>2.   Develop Unique Brand Point of Difference (PoD)</p>
<p>3.   Established share brand Point of Parity (PoP)</p>
<p>4.   Brand Mantra</p>
<p> </p>
<p>Marilah kita bahas 4 konsep ini satu persatu:</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>IV.a Competitive Frame of Reference</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Competitive Frame of Reference artinya menentukan area perang, memilih pasar atau menentukan competitor. Dalam arti lain menentukan CONTEX of Brand dalam pasar/persaingan.</p>
<p>Misalnya: Brand  Coca Cola, dapat memilih satu dari 3 pasar berikut:</p>
<ul>
<li>Colas ?</li>
<li>Cools and Refreshing Drink ?</li>
<li>Non Alcoholic Drink ?</li>
</ul>
<p> </p>
<p>Penentuan pasar ini akan sangat mempengaruhi keputusan  di tiga concept berikutnya: <em>point of difference, point of parity dan brand mantra.</em></p>
<p>Nah, menuruh anda, competitive frame of reference manakah yang dipilih oleh Coca Cola?</p>
<p> </p>
<p><strong>IV.b Develop Unique Brand Point of Difference</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Brand point of difference adalah “CIRI KHAS” yg membuat “UNIK”, dimana ciri khas tersebut diinginkan oleh konsumen, dapat dipenuhi/deliver oleh brand dan berbeda dengan competitor. Untuk Coca Cola, maka mereka memutuskan PoD sbb:</p>
<ul>
<li>Distinctive taste profile : melalui cola taste</li>
<li>Optimistic view of live : melalui classic icon Coca Cola</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>IV.c Established share Brand Point of Parity (PoP)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Point of parity artinya sebua brand harus memenuhi criteria umum, misalnya sebuah sabun haruslah memiliki aroma wangi, atau sebuah shampoo haruslah memenuhi unsur yg membuat pemakainya menjadi lebih cantik.</p>
<p>Dalam contoh Coca Cola, mereka memutuskan Frame of Reference adalah Cools and Refreshing Drink, maka Coca Cola harus mempunyai rasa yg membuat konsumen merasa refreshing dan cool yaitu:</p>
<ul>
<li>Refreshing flavour ( supaya refresh)</li>
<li>Contemporary &amp; Up to date communication (supaya konsumen merasa cool)</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>IV.d Brand Mantra</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Atau sering disebut juga sebagai brand essence, terdiri dari beberapa kata yang dapat menggambarkan brand.  Untuk coca cola, Brand Mantra nya adalah :</p>
<p>“ Coke side of Life “</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>V. SUMMARY</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Competitive Brand of Reference adalah suatu hal yang fundamental. Keputusan atas brand of reference akan mempengaruhi PoD, PoP dan Brand Mantra. Disamping itu juga akan mempengaruhi posisi brand di market. Misalnya  Coca cola adalah leader di market cola, tetapi ketika competitive market of reference nya berubah ke Cools &amp; Refreshing Drink, Coca Cola belum tentu menjadi Leader ! Pada akhirnya marilah kita akhiri tulisan kali ini dengan merangkum Brand Positioning Coca Cola yg sudah kita bahas diatas:</p>
<p> </p>
<p><strong><em>Competitive Brand of Reference (MARKET) :</em></strong> Cools &amp; Refreshing Drink</p>
<p><strong><em>Point of Difference (PoD) </em></strong>: Distinctive taste profile &amp; Optimistic view of life</p>
<p><strong><em>Point of Parity (PoP):</em></strong> Refreshing flavour &amp;  Contemporary &amp; up to date</p>
<p><strong><em>Brand Mantra (SLOGAN-ESSENCE) :</em></strong> Coke side of Life</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong><strong>Sony Mayuvi-27 April 2009</strong></p>
<p><strong><em>Source : HPC Learn &amp; Fun, present by Deby Sandrach (HPC Director)</em></strong></p>
<p><strong><em>            : Kevine Lane Keller, Tuck School of Economic</em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=86&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/05/11/the-art-of-brand-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mencapai Tujuan Keuangan Keluarga???</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/03/01/bagaimana-mencapai-tujuan-keuangan-keluarga/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/03/01/bagaimana-mencapai-tujuan-keuangan-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2009 22:03:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family & Education]]></category>
		<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[lepas dari hutang]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[personal finance]]></category>
		<category><![CDATA[sony mayuvi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Ketika sebuah keluarga mempunyai tujuan keuangan dimasa depan (spt memiliki mobil, rumah, berlibur, sekolah dll) tetapi belum mengetahui bagaimana cara untuk mencapainya (berapa besar uang yang harus ditabung) sehingga frustasi,  karena kondisi keuangan saat ini tidak akan mampu untuk mencapai tujuan tersebut, maka artikel ini dibuat untuk memandu mengatasi problem diatas.  Untuk mengatasi problem tersebut , terdapat 3 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=51&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Ketika sebuah keluarga mempunyai tujuan keuangan dimasa depan (spt memiliki mobil, rumah, berlibur, sekolah dll) tetapi belum mengetahui bagaimana cara untuk mencapainya (berapa besar uang yang harus ditabung) sehingga frustasi,  karena kondisi keuangan saat ini tidak akan mampu untuk mencapai tujuan tersebut, maka artikel ini dibuat untuk memandu mengatasi problem diatas. <span id="more-51"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Untuk mengatasi problem tersebut , terdapat 3 step (langkah) sebagai berikut:</span> </p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Step 1: Memahami kondisi keuangan keluarga saat ini</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Step 2: Menentukan tujuan keuangan keluarga dimasa depan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Step 3: Usaha-2 yg dilakukan agar tujuan keluarga dapat dicapai</span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Detail penjelasan tentang 3 step tersebut dapat anda dowload di blog ini, tetapi secara general setiap step akan membahas hal-2 berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:#00ccff;">STEP 1 : Memahami kondisi keuangan saat ini.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">STEP ini enjelaskan 3 tools yg dapat memberikan panduan dalam menganalisa/mengetahui kondisi keuangan keluarga yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1. Membuat cash flow keuangan keluarga</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tools pertama adalah Laporan Keuangan Keluarga (Cash Flow). Cash flow memberikan informasi besarnya penghasilan, pembayaran hutang dan tabungan setiap bulan. Adapun tabungan yang ideal adalah dengan nilai minimal sebesar 10% atau 30% dari total gaji yg diterima. Berikut adalah contoh laporan cash flow keuangan keluarga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"> <img class="aligncenter size-full wp-image-56" title="personal-finance-cikarang1" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang1.gif?w=510&#038;h=382" alt="personal-finance-cikarang1" width="510" height="382" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Untuk memudahkan pembahasan kita, maka contoh laporan keuangan keluarga diatas akan kita jadikan sebagai kasus acuan. Dapat kita lihat total penghasilannya sebesar 3.5 juta dan total tabungannya adalah 0 bahkan -10% (minus) dari total penghasilan. Keluarga dengan profile keuangan seperti ini adalah contoh kondisi yang tidak sehat. </span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">2. Membuat neraca keuangan keluarga</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:22.5pt;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tools kedua adalah neraca keuangan keluarga, adalah untuk memberikan informasi posisi total harta, hutang dan tabungan yang kita miliki. Secara sederhana, Harta yang kita miliki berasal dari hutang dan tabungan. Agar lebih gampang, mari kita lihat contoh neraca keuangan berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:22.5pt;text-align:justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-58" title="personal-finance-cikarang2" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang2.gif?w=510&#038;h=382" alt="personal-finance-cikarang2" width="510" height="382" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:22.5pt;text-align:justify;"><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Dari contoh neraca keuangan keluarga diatas, dapat kita ketahui total harta sebesar 13.1 juta. Dimana harta ini didapatkan dari berhutang sebesar 42% dan dari tabungan sebesar 58%. Neraca ini memberikan panduan kepada keluarga untuk besarnya total hutang. Diusahakan tidal lebih dari 30% total harta.</span> </p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">3. Membuat portfolio harta keluarga</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tools ketiga dari step 1 adalah membuat laporan portfolio harta. Dimana Harta diklasifikasikan sebagai harta produktif dan harta konsumtif. Buatlah list seluruh harta anda dan lakukan klasifikasi. Berapakah harta anda yg produktif? Tools ini memberitahu anda apakah selama ini keputusan keuangan yg dibuat sudah benar? atau setidaknya memberikan panduan untuk mengambil keputusan dimasa yg akan datang. Berikut contoh laporan protfolio keuangan keluarga:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-59" title="personal-finance-cikarang3" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang3.gif?w=510&#038;h=382" alt="personal-finance-cikarang3" width="510" height="382" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;">Dari portfolio diatas kita ketahui, ternyata komposisi harta produktif sebesar 24% dan konsumtif 76%.  Sebaiknya harta produktif lebih banyak dibandingkan dengan harta konsumtif. </span> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:#00ccff;">STEP 2 : Menentukan tujuan keuangan keluarga</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Adapun tujuan/mimpi keuangan keluarga sebagai berikut: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-61" title="personal-finance-cikarang4" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang4.gif?w=510&#038;h=382" alt="personal-finance-cikarang4" width="510" height="382" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Setelah menentukan tujuan keluarga, langkah yang paling penting adalah menentukan berapa besarnya tabungan yang harus dikumpulkan. <span style="text-decoration:underline;"><strong>Silahkan download file excel berikut </strong></span>. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Didalam file yg anda download, dapat memandu anda untuk membuat perencanaan keuangan. Cukup dengan mengisi asumsi maka excel template ini akan menunjukkan berapa besarnya tabungan yang diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Untuk kasus kita kali ini, keluarga tersebut menetapkan hanya satu tujuan keuangan keluarga, yaitu pendidikan anak, jika tabungan tersebut disimpan di deposito dengan bunga 6% setahun, maka tabungan setiap bulan haruslah sebesar 1.3 juta setiap bulan.  Detail perhitungan untuk persiapan pendidikan anak sbb:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-64" title="presentation12" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation12.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation12" width="510" height="382" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Jika kita bandingkan kondisi keuangan saat ini, maka terdapat GAP Rp 1.7 juta/bulan, dimana kondisi saat ini -10% sedangkan tujuan keuangan masa depan menuntut minimal tabungan sebesar 1.3 juta perbulan. Nah disinilah diperlukan step 3 untuk menyelesaikan/mengatasi GAP tersebut. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-65" title="presentation2" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation2.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation2" width="510" height="382" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:#00ccff;">STEP 3 : Usaha-2 yg dilakukan agar tujuan keluarga dapat dicapai</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Step 3 ini bertujuan untuk mengatasi gap jika kondisi saat ini (uang yang dapat ditabung setiap bulan) lebih kecil dari tabungan seharusnya (tabungan untuk mencapai tujuan keuangan di step 2). Usaha yang dilakukan untuk mengatasi gap tersebut terdiri dari 2 langkah yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">1. </span> <span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Memperbaiki kondisi keuangan saat ini (harus bisa saving minimal 10% dan optimal 30% dari total gaji). Terdiri dari 4 tips sbb:</span> </p>
<ul>
<li>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Memahami konsep kebutuhan dan keinginan dan kemudian Istri dan Suami harus kompak untuk melakukan pengeluaran yang sifatnya kebutuhan. Oleh sebab itu disarankan untuk membuat kebijakan keuangan keluarga seperti contoh berikut:</span></div>
</li>
</ul>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-67" title="presentation3" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation3.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation3" width="510" height="382" /></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menentukan pos &#8211; pos pengeluaran yang bersifat keinginan. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">. Untuk kasus diatas maka dapatlah kita klasifikasikan antara kebutuhan dan keinginan sebagai berikut:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-68" title="presentation4" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation4.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation4" width="510" height="382" /></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">m<span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">elakukan project cost saving, eliminasi pos-pos untuk pemenuhan keinginan. Identifikasi biaya &#8211; biaya yg sifatnya keinginan yang dapat kita kurangi. Misalnya didalam biaya kebutuhans sehari-hari terdapat biaya makan bakso setiap minggu sebesar 50 rb. Maka biaya ini dapat ditekan. Lakukan untuk setiap jenis pengeluaran sehingga kita akan mendapatkan total list cost saving sebagai berikut: </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-81" title="presentation53" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation53.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation53" width="510" height="382" /></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dari project cost saving diatas dapatlah keluarga tersebut berhemat sebesar 875 ribu perbulan dan membuat laporan keuangannya positif menjadi plus 16% dari gaji atau Rp 575 rb perbulan. Laporan keuangan setelah revisi sebagai berikut:</span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-82" title="presentation62" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation62.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation62" width="510" height="382" /></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<ul>
<li>
<div class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menggunakan metode patty cash. Misalnya total pengeluaran untuk kebutuhan<span> </span>adalah sebear 2.5 juta/bulan, maka uang ini langsung dipisahkan. Suami/istri tidak boleh mengambil uang dari rekening lain. Harus commit dan mengusahakan uang ini cukup sampai akhir bulan.</span></div>
</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;"> </p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"> 2. Menabung dan sekaligus melakukan investasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"> <span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Terinspirasi dari pemikiran Robert T kiyosaki, Menurut saya seorang karyawan baru akan dapat mencapai tujuan keluarganya jika Ia pun berlaku/bertindak sebagai investor. Hal ini yang saya sebut &#8220;bermain di dua quadran&#8221; yaitu quadran employee (karyawan) dan Quadran investor. Rata-rata karyawan menyimpan tabungannya di instrumen tradisional seperti deposito. Dalam contoh kasus yang saya sampaikan (refer to slide prez) bahwa menabung di deposito tidak akan membuat anda mencapai tujuan keuangan keluarga. Tetapi anda harus menabung dan langsung menginvestasikan tabungan tersebut di produk &#8211; produk investasi. Sebelum anda berinvestasi haruslah memahami bahwa investasi memiliki resiko. High risk &#8211; High return. Saya pribadi adalah risk taker, sehingga lebih memilih untuk mengambil action untuk berinvestasi, walaupun beresiko tetapi mempunyai kemungkinan untuk mencapai seluruh tujuan keuangan keluarga. Bagaimana dengan anda??? Jika tabungan tersebut langsung diinvestasikan di sebuah instrumen dengan return 20%-30% misalnya maka tabungan yang harus dikumpulna setiap bulannya hanyalah sebesar Rp 217 ribu perbulan. Detail perbandingan nya sbb:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-83" title="presentation71" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation71.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation71" width="510" height="382" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Finally, dengan melakukan step 1-3, maka kondisi keuangan anda akan menjadi sebagai &#8211; berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><img class="aligncenter size-full wp-image-74" title="presentation8" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation8.gif?w=510&#038;h=382" alt="presentation8" width="510" height="382" /></span></p>
<p class="MsoNormal"> <span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.</span></p>
<p class="MsoNormal"> <span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sony Mayuvi</span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=51&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/03/01/bagaimana-mencapai-tujuan-keuangan-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>66</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">personal-finance-cikarang1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">personal-finance-cikarang2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang3.gif" medium="image">
			<media:title type="html">personal-finance-cikarang3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/personal-finance-cikarang4.gif" medium="image">
			<media:title type="html">personal-finance-cikarang4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation12.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation2.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation3.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation4.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation53.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation53</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation62.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation62</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation71.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation71</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/03/presentation8.gif" medium="image">
			<media:title type="html">presentation8</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marah untuk Pendidikan Anak ????</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/02/09/marah-untuk-pendidikan-anak/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/02/09/marah-untuk-pendidikan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 05:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family & Education]]></category>
		<category><![CDATA[cara marah]]></category>
		<category><![CDATA[Mendidik anak]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak zaman sekarang]]></category>
		<category><![CDATA[sony mayuvi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Marah itu Mudah&#8230; Tapi marah kepada orang yg benar, dengan waktu yang benar, dengan cara yang benar, dengan dosis yang benar, tidaklah mudah !!! (Aristoteles)   Saya baru saja selesai membaca buku Ayah Edi, &#8220;37 kebiasaan orang tua yang memberikan dampak prilaku buruk anak &#8220;. Ia adalah seorang pendidik yang mempunyai visi bahwa Indonesia harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=46&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><em>Marah itu Mudah&#8230; Tapi marah kepada orang yg benar, dengan waktu yang benar, dengan cara yang benar, dengan dosis yang benar, tidaklah mudah !!!</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Corbel;">(Aristoteles)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span id="more-46"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Saya baru saja selesai membaca buku Ayah Edi, &#8220;<em>37 kebiasaan orang tua yang memberikan dampak prilaku buruk anak</em> &#8220;. Ia adalah seorang pendidik yang mempunyai visi bahwa Indonesia harus dibangun dengan memperkuat sistem pendidikan keluarga. Menurut saya, <em>It is inspiring, applicable </em><span> </span>untuk diterapkan dan menjadi panduan yang bagus untuk orang tua, terutama orang tua muda seperti saya. Oleh sebab itu saya mencoba mengkombinasikan buah pikiran ayah Edi dengan filosofi aristoteles diatas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:Corbel;">1. Background/Filosofi marah</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><span> </span>Tujuan marah adalah untuk mendidik anak, bukan untuk melampiaskan kekesalan. Kita juga harus ingat bahwa pendidikan adalah sesuatu yang sifatnya berkesinambungan dan berkelanjutan. Janganlah kita berharap, sekali marah dan kemudian anak akan berubah. Karena pendidikan anak bukanlah sesuatu yang instan !!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:Corbel;">2. Objek Marah</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Yang perlu dimarahi bukan lah pribadi sang anak, tetapi tingkah laku buruknya. Tingkah laku adalah segala sesuatu yang menjadi kebiasaan anak atau yang sering ia lakukan secara terus menerus.<span>  </span>Bicara mengenai tingkah laku bagaikan dua sisi mata uang. Ada tingkah laku baik dan ada tingkah laku buruk. Menurut pengamatan saya, rata -rata orang tua Indonesia memberikan feedback hanya <span> </span>atas tingkah laku buruk anak<span>  </span>dengan me-marahinya. Tetapi, sebenarnya yang jauh lebih penting adalah dengan memberikan feedback atas tingkah laku baik/positif anak <span> </span>dengan memberikan appresiasi berupa pujian. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:Corbel;">3. Waktu marah yang benar</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Waktu marah yang benar adalah pada saat kita tidak emosi sehingga lakukanlah kemarahan hanya bila emosi kita sudah stabil. Stabilkan emosi dengan diam/hindari untuk tidak berkata-kata, atau mengurung diri didalam kamar beberapa saat. Setelah itu barulah lakukan dialog dengan anak dengan pikiran yang jernih dan emosi yang stabil. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:Corbel;">4. Cara marah yang benar</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><span>  </span>- Berteriak versus Tegas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Berteriak dengan suara menggelegar untuk memarahi anak bukanlah cara yang benar. Biasanya orang tua yang marah dengan berteriak adalah orang tua yg sedang emosi. Oleh sebab itu stabilkan dahulu emosi, setelah itu barulah berdialog dengan suara tegas. Tegas berarti tidak berteriak.<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><span>    </span>- Hukuman fisik versus hukuman dengan mengurangi kesukaannya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Marah dengan memberikan hukuman fisik seperti mencubit dan memukul bukanlah cara marah yang benar. Marah yang benar, jikapun ingin memberikan hukuman adalah dengan mengurangi aktivitas yang disukainya seperti mengurangi jam main bola, mengurangi nonton film kesukaannya dsb. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:10pt;color:blue;font-family:Corbel;">5. Dosis marah yang bena</span></em></strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">r</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><span>    </span>Menurut ayah Edi, janganlah<span>  </span>marah secara berlebihan karena hal ini akan menimbulkan penyesalan bagi orang tua. Sehingga orang tua akan lebih permisif sebagai kompensasi atas kemarahannya yang berlebihan. Hal ini akan dicatat oleh anak dan Ia akan mengulanginya lagi dimasa yang akan datang. Jadi marah dengan dosis yang benar adalah <span> </span>kemarahan yang tidak akan menimbulkan penyesalan dikemudian hari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Semoga bermanfaat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;">Sumber: Ayah Edi, 37 kebiasaan orang tua yang memberikan dampak prilaku buruk anak</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Corbel;"><span> </span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=46&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/02/09/marah-untuk-pendidikan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Data, Information &amp; Knowledge</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/01/22/data-information-knowledge/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/01/22/data-information-knowledge/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 12:32:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>
		<category><![CDATA[data dan informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[sony mayuvi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[I Learn&#8230; Sebagai seorang karyawan, tentu saja kita diharapkan memberikan kontribusi kepada perusahaan. Misalkan jika Anda bekerja dibagian Finance, diminta melakukan presentasi di depan group senior manager, apakah yang akan anda sampaikan? Apakah anda akan menyampaikan data-data laporan keuangan ? atau Anda akan menyampaikan informasi keuangan? atau Anda akan menyampaikan knowledge keuangan? Untuk menjawap pertanyaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=34&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong>I Learn&#8230;</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><a name="OLE_LINK1"><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Sebagai seorang karyawan, tentu saja kita diharapkan memberikan kontribusi kepada perusahaan. Misalkan jika Anda bekerja dibagian Finance, diminta melakukan presentasi di depan group senior manager, apakah yang akan anda sampaikan?</span></span></a></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span id="more-34"></span><br />
</span></span></p>
<ul>
<li><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Apakah anda akan menyampaikan data-data laporan keuangan ? atau </span></span></span></li>
<li><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Anda akan menyampaikan informasi keuangan? atau </span></span></span></li>
<li><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Anda akan menyampaikan knowledge keuangan?</span></span></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><br />
</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Untuk menjawap pertanyaan ini marilah kita definisikan dahulu beda antara Data, Informasi dan Knowledge.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Data</strong></span> adalah kumpulan angka/fakta yang dapat kita ambil dari data base. Didalam perusahaan biasanya dapat diambil dari system<span> </span>ERP. Data ini dapat di – <em>short, </em>dikelompokkan atau di<em>manipulate</em>. Contoh data adalah “data penjualan pada bulan januaru sebesar 30 milyar”.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><br />
</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Informasi</strong></span> adalah data yg sudah diolah atau diinterprestasikan lebih lanjut. Misalnya “penjualan bulan Januari tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.”</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><br />
</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Sedangkan <span style="text-decoration:underline;"><strong>knowledge</strong></span>, yang merupakan hierarchy tertinggi, merupakan hasil analysa, dan sintesa <span> </span>yang sudah melalui proses berpikir lebih jauh. Proses mendapatkan knowledge ini tidak tergantung tempat dan tidak tergantung waktu. Bisa saja kita dapatkan ketika di kantor, rumah<span> </span>atau <span> </span>di dalam perjalanan ke kantor. Contoh knowledge adalah Tingginya penjualan di bulan januari <span> </span>disebabkan adanya promosi di toko A.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><br />
</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><em>In summary</em> perbedaan antara Data, Informasi dan Knowledge dapat dilihat dari contoh berikut:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-35" title="data" src="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/01/data.jpg?w=300&#038;h=225" alt="data" width="300" height="225" /></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><strong>DATA<span> </span>:</strong> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">penjualan pada bulan januari sebesar 30 milyar.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><br />
</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><strong>INFORMASI<span> </span>:</strong> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">penjualan Januari tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><br />
</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><strong>KNOWLEDGE<span> </span>:</strong> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">tingginya penjualan Januari tahun ini disebabkan adanya promosi di toko A.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Setelah mendapatkan data, informasi dan knowledge diatas, the ULTIMATE goals adalah memberikan rekomendasi kepada perusahaan berupa :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span>-<span style="font:7pt &quot;"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">New product</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span>-<span style="font:7pt &quot;"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">New service</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 0 0 .5in;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span>-<span style="font:7pt &quot;"> </span></span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">More efficient operation</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;">Dalam contoh diatas maka rekomendasinya adalah untuk melakukan <span> </span>roll out promosi ini ke toko lain agar penjualan menjadi lebih baik.</span></span></span></p>
<p>Jadi, apakah yang akan anda presentasikan ????</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>So What&#8230;</strong></span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Corbel;"><span>Sebagai seorang karyawan, kontribusi yg kita berikan bukanlah hanya pada level data provider saja, tetapi harus sampai pada level knowledge untuk membuat perusahaan lebih maju, apakah itu berupa gagasan new produk, new service atau new ways of working yg akan membuat perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien.<br />
</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=34&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2009/01/22/data-information-knowledge/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sonymayuvi.files.wordpress.com/2009/01/data.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">data</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GPS-Guide Performance System</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2008/12/10/gps-guide-performance-system/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2008/12/10/gps-guide-performance-system/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 22:52:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>
		<category><![CDATA[GPS]]></category>
		<category><![CDATA[meningkatkan karir]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Identik dengan GPS-Global Positioning System, dimana teknologi ini membantu kita untuk mencapai tempat tujuan, GPS-Guide Performance System membatu kita untuk mencapai tujuan  hidup. So, Lets activate our GPS system NOW!!! Terdapat 4 langkah untuk aktivasi GPS (yang selanjutnya disebut dengan Guide Performance System) : Langkah Pertama: Menentukan posisi sekarang, maksudnya menentukan kondisi yang menjadi prioritas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=29&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Identik dengan GPS-<em>Global Positioning System</em>, dimana teknologi ini membantu kita untuk mencapai tempat tujuan, GPS-<em>Guide Performance System </em>membatu kita untuk mencapai tujuan  hidup. <em><strong>So, Lets activate our GPS system NOW!!!</strong></em><span id="more-29"></span></p>
<p>Terdapat 4 langkah untuk aktivasi <em>GPS (yang selanjutnya disebut dengan Guide Performance System)</em> :</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Langkah Pertama:</strong></span></p>
<p>Menentukan posisi sekarang, maksudnya menentukan kondisi yang menjadi prioritas dalam tahun ini. Misalnya meningkatkan gaji, meningkatkan hubungan dengan keluarga,menambah ilmu dan sebaginya.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Langkah kedua:</strong></span></p>
<p>Menentukan tujuan secara spesifik. Misalnya ingin mempunyai gaji lebih besar 30% dari yg sekarang agar bisa memenuhi kebutuhan hidup, atau ingin menambah ilmu yaitu dengan ikut kursus sebanyak 3 kali dalam setahun.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Langkah ketiga:</strong></span><br />
Menentukan action plan. Agar mendapatkan gaji 30% lebih tinggi dapat dicapai dengan  promosi jabatan. Untuk mendapatkan promosi maka harus ditentukan spesifik action plan, misalnya mengerjakan sebuah project improvement sehingga menciptakan cost saving bagi perusahaan. Buat se-detail mungkin disertai dengan timeline yg jelas.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>Langkah keempat:</strong></span><br />
Lakukan evaluasi secara berkala dan put corrective action untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan rencana.</p>
<p>Semoga sukses menyertai kita semua.</p>
<p>source: Anthony Dio  Martin-bisnis  Indonesia</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=29&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2008/12/10/gps-guide-performance-system/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cause of Autism</title>
		<link>http://sonymayuvi.wordpress.com/2008/11/21/cause-of-autism/</link>
		<comments>http://sonymayuvi.wordpress.com/2008/11/21/cause-of-autism/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 14:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sony</dc:creator>
				<category><![CDATA[I Learn...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sonymayuvi.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[I LEARN&#8230; Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, akhirnya para ahli menemukan hipotesa yang lebih kuat tentang sebab dari gejala autis. Penelitan terbaru yang dilakukan oleh Dr Andrew Wakefield 1998-Inggris, seorang ahli pencernaan, dapat disimpulkan bahwa gejala autis sangat erat kaitannya dengan gangguan pencernaan yang berupa peradangan usus. Dimana peradangan ini disebabkan oleh virus (virus campak). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=16&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>I LEARN&#8230;</strong></p>
<p>Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, akhirnya para ahli menemukan hipotesa yang lebih kuat tentang sebab dari gejala autis.<span id="more-16"></span> Penelitan terbaru yang dilakukan oleh Dr Andrew Wakefield 1998-Inggris, seorang ahli pencernaan, dapat disimpulkan bahwa gejala autis sangat erat kaitannya dengan gangguan pencernaan yang berupa peradangan usus. Dimana peradangan ini disebabkan oleh virus (virus campak). Hasil penelitiannya ini juga didukung oleh 2 orang ahli kedokteran asal Amerika, yg melakukan penelitan dengan kesimpulan sama.</p>
<p>Saat ini ada satu metode untuk memperbaiki sistem pencernaan, yang populer disebut sebagai bio medis. Metode ini menggunakan suplement/obat-2 an dengan harapan suplement/obat-2an tersebut mengeluarkan logam/virus dari tubuh.</p>
<p>Berita gembira yang saya dapatkan adalah, adanya satu metode alternatif yang disebut bio fisika. Dimana pengeluaran racun tubuh yg berupa logam,jamaur maupun virus dapat di netralisir dengan menggunakan metode eloctro static. Tidak perlu obat-obatan dan suplement. Informasi lebih lanjut mengenai metode ini dapat di lihat di wen E bio.</p>
<p>So,</p>
<p>Walaupun metode ini masih dinilai baru dan sebagain ahli berpendapat bahwa hal ini adalah metode alternatif, tetapi saya yakin bahwa metode ini adalah salah satu jalan keluar untuk putra kami. Saya akan memastikan bahwa ia akan mendapatkan treatment ini dengan baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sonymayuvi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sonymayuvi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sonymayuvi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sonymayuvi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sonymayuvi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sonymayuvi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sonymayuvi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sonymayuvi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sonymayuvi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sonymayuvi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sonymayuvi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sonymayuvi.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sonymayuvi.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sonymayuvi.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sonymayuvi.wordpress.com&amp;blog=4821064&amp;post=16&amp;subd=sonymayuvi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy sd-like-enabled"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sonymayuvi.wordpress.com/2008/11/21/cause-of-autism/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b4af8593f2d324b0e7be5832dd10b505?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sonymayuvi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
