I LEARN…
Leader yg mempunyai EQ tinggi mempunyai ciri-2 sebagai berikut:
1. Mampu menterjemahkan visi organisasi ke visi pribadi
Pemimpin ini memiliki kemampuan untuk menterjemahkan visi organisasi menjadi visi personal bagi bawahannya. Sehingga hal ini akan membuat bawahannya bekerja dengan “Passion”. Mereka merasa keberhasilan perusahaan adalah keberhasilan pribadi juga.
2. Memiliki state management yg baik
Artinya seorang leader harus bisa mengendalikan emosinya. Jika ia kecewa/marah/kesal pada satu meeting dan kemudian ia memiliki meeting lainnya setelah itu, perasaan ini tidah boleh mempengaruhi meeting ke 2. Ia sudah bisa menetralisir perasaan tersebut sebelum meeting ke 2 dimulai. Jika ia memiliki masalah di rumah, maka ia tidak boleh membawa/menunjukkan nya di kantor begitu juga sebaliknya.
3. Menyentuh hati sebelum meminta tangan
Adalah dengan memahami kebutuhan bawahannya, kemudian memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga bawahan akan dengan senang hati untuk mengerjakan apa yang kita inginkan bahkan tanpa kita minta sekalipun.
4. Bukan menjadi batteray tetapi menjadi charger
Jangan pernah memperlihatkan perasaan pesimis atau tidak antusias di depan bawahan. Tetapi selalu tunjukkan sikap positif, pesimis, dan antusias sehingga mempengaruhi iklim kerja karyawannya. Selalu bersikap positif, antusias dan optimis inilah yg disebut sebagai charger.
5. Memimpin dengan teladan bukan dengan kata-kata
Seorang pemimpin adalah mengerjakan apa yang ia katakan sedangkan seorang Bos adalah meminta anak buahnya mengerjakan apa yg ia katakan.
SO WHAT…
Saya akan berusaha untuk memegang prinsip-prinsip diatas dan terus menjadi pemimpin yang lebih baik setiap harinya.
Sony Mayuvi-15 April 2009
Source: Antonio Deo Martin-Bisnis Indonesia, High EQ Leader